Aku tuh suka main game online. Favoritku Mobile Legends (MLBB). Selain nge-push rank sendiri, kadang aku juga nonton permainan para gamer profesional.
Sesekali kalau ada turnamen besar, aku juga menyempatkan diri untuk nonton. Bukannya aku mau tahu siapa juaranya gitu lho. Tapi, aku pingin belajar strategi dari permainan mereka.
Makanya, aku nungguin banget moment Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 tanggal 8-9 Agustus 2026 kemarin.
Pesertanya saja finalis dari perwakilan setiap Polda yang lolos ke bracket Nasional Mabes Kapolri Cup. Pasti sudah jago main MLBB lah tuh.
Apalagi, nontonnya nggak perlu datang langsung ke venue. Aku bisa nonton secara online. Sama saja kok. Kualitas live streaming-nya sudah bagus. Atmosfer pertandingan? Pasti bisa kurasakan vibes-nya dari rumah.
Pas hari H grand final, aku sengaja menyelesaikan beberapa pekerjaan di awal.
- Artikel buat klien, check
- Email klien, check
- Urusan domestik keluarga, check
Bahkan, aku juga sudah menyiapkan cemilan dan minuman untuk menemaniku nonton. Pokoknya, aku nggak mau ada gangguan apapun.
Aku memang bukan pemain profesional. Rank-ku juga biasa saja. Tapi justru karena itulah aku senang menonton turnamen esports.
Menurutku, banyak hal yang bisa kupelajari dari nonton turnamen. Kayak misalnya, cara membaca map, menentukan timing untuk menyerang atau defense, sampai keputusan untuk menyergap musuh dari rerumputan yang kelihatannya agak gimana tapi kadang berhasil membawa tim untuk menang.
Begitu kelar nonton, ada kalanya aku langsung pingin coba strategi yang baru kulihat. Apakah selalu berhasil?
Nggak juga sih. Apalagi aku βkan cuma bisa main pakai hero mage dan marksman doang. Tapi yah, minimal aku punya pengalaman baru yang bikin aku semakin paham gimana permainan tingkat kompetitif berjalan.
Nonton Sekaligus Belajar Strategi Bermain

Orang-orang mengira nonton turnamen e-sports cuma buat hiburan. Buatku sih nggak cuma itu. Kegiatan ini sama kayak ikut kelas gratis bagi yang suka main game online MLBB kayak aku.
Dari nonton turnamen, aku bisa memperhatikan strategi setiap tim yang ikut. Gimana rotasinya, analisis draft dan pemilihan hero, kapan mereka memilih untuk menyerang, kapan harus mundur, gimana mereka mengatur tempo permainan, sampai gimana cara mereka memanfaatkan kesalahan lawan.
Plus, aku bisa memperhatikan pemain hero yang biasa kumainkan, mage dan marksman lah. Apa lagi?
Kalau lagi ada strategi yang menarik, langsung dah tuh kutulis di catatan kecil yang ada di ponselku. Biar nggak lupa pas main game online sama teman-teman nanti.
Misal, jungler-nya muter lewat jalur mana dulu, untuk dapat peluang gank yang lebih besar.
Atau, pantesan team fight mereka bisa menang, ternyata positioning marksman-nya rapi banget.
Hal-hal kayak gitu seringkali luput kalau kita cuma main tanpa pernah menonton pertandingan kompetitif.
Tapi, ada hal yang nggak enaknya nih.
Saking fokusnya aku memperhatikan detail-detail permainan, tanpa sadar mataku benar-benar terpaku pada layar laptop.
Sesekali, aku memang mengalihkan pandangan. Dengan membuka ponsel untuk melihat statistik pertandingan atau membaca komentar para penonton. Habis itu, mataku balik lagi menatap layar utama.
Begitu saja terus selama pertandingan berlangsung.
Saking Serunya, Aku Sampai Lupa Berkedip

Balik lagi ke Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026, pas nonton pertandingannya, aku bisa lho amat sangat fokus ke layar.
Bahkan, saking fokusnya, aku mungkin nggak sadar sudah pegang gelas tapi nggak kuminum airnya. Cemilan yang biasanya habis duluan, malah nggak tersentuh. Pokoknya, perhatianku hanya tertuju pada jalannya pertandingan.
Kalau sudah begitu, bisa kalian tebak βkan kebiasaan buruknya? Yupz. Aku pasti jarang berkedip pas nonton Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026.
Awalnya aku mengira ini hanya rasa lelah biasa. Paling juga karena sudah lama mantengin laptop dan fokus nonton pertandingan.
Kupaksalah nonton. Pertandingan juga makin seru. Secara grand final gitu lho. Tim yang main sudah pasti jago. Siapa yang mau ketinggalan keseruan permainannya.
Sayangnya, di tengah keseruan itu, mataku mulai ada sinyal-sinyal yang nggak bisa lagi kuabaikan, misalnya:
- Kelopak mataku rasanya makin berat.
- Pandanganku mulai kurang fokus.
- Terus, muncul sensasi yang bikin aku mengucek mata berulang kali.
Intinya, aku mulai merasakan kayak Mata SEpet. Kayak ada yang mengganjal.
Bukan cuma itu, mataku juga mulai terasa PErih. Ya gimana? Wong aku terus-menerus menatap layar tanpa jeda.
Mau maksain nonton, mataku juga rasanya LElah. Bukannya aku mengantuk lho. Tapi, mataku benar-benar kayak minta waktu untuk istirahat gitu deh.
Beneran ya. Mata SePeLe Jangan Disepelein dah. Alamat nonton Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 nggak sampai akhir nih. Bye bye belajar mage dari para finalis.
Ternyata Itu Gejala Mata Kering
Karena rasa nggak nyamannya sudah nggak tertahankan lagi, aku pun memutuskan untuk mengambil jeda sejenak. Laptopku masih menyala dan menyiarkan pertandingan Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026. Tapi, mataku sudah nggak lagi tertuju padanya.
Aku kayak nggak rela benar-benar meninggalkan pertandingan.Menurutku, aku cuma butuh beberapa menit buat memberi kesempatan mataku untuk beristirahat.
Kayaknya, apa yang kualami ini mirip kayak waktu aku memutuskan nonton drama A Shop for Killers Season 2 secara maraton tempo hari.
Dalam artian, aku mengundang kembali Gejala Mata Kering dengan menonton pertandingan MLBB untuk waktu yang lumayan lama.
Dasar aku-nya yang nggak kapok.
Sudah tahu kalau frekuensi berkedip menurun bisa mempercepat penguapan air mata. Nggak heran kalau permukaan mataku jadi kurang lembab. Terus, muncul deh tuh keluhan kayak Mata SEpet, PErih, LElah.
Masih saja maksain diri nonton pertandingan yang butuh waktu lama untuk menatap layar. Mana pake lupa kedip. Rasain tuh.
Jadinya ke-skip beberapa pertandingan βkan tuh. Makanya, kalau mata sudah mulai memberi sinyal, kenapa mesti memaksa dan menunggu sampai benar-benar nggak nyaman dulu sih?
Iya. Itu salahku sendiri. Kapok aku tuh. Sekarang, aku sudah menyadari kalau #MataSePeLeJanganSepelein
Ogah banget aku kalau aktivitas kayak nonton turnamen e-sports dan lain-lain yang butuh mata untuk fokus menatap layar lama banget terganggu.
Untung Aku Masih Punya Insto Dry Eyes

Di tengah rasa nggak nyaman itu, aku ingat kalau aku masih menyimpan Insto Dry Eyes di kotak obat. Yang pernah kubeli pas lagi semangat-semangatnya baca novel Ada Cinta di Suaka Paksi yang baru kubeli.
Nggak perlu berpikir terlalu lama, aku langsung gas mengambil botol kecil berwarna biru itu. Aku pun tetesin Insto Dry Eyes sesuai aturan pakai. 1-2 kali untuk setiap mata. 3 kali sehari atau sesuai anjuran dari dokter.
Jujur saja, rasanya lega karena akhirnya mataku dapat kelembaban yang dibutuhkan. Perlahan tapi pasti, rasa nggak nyaman mulai berkurang. Sehingga aku bisa kembali menikmati jalannya pertandingan dengan lebih nyaman.
Yang kusuka dari #InstoDryEyes adalah kandungannya berupa Hydroxypropyl Methylcellulose yang memberikan efek pelumas kayak air mata.
Jadi ketika Gejala Mata Kering mulai muncul, ada solusi praktis yang bisa langsung membantuku untuk memberikan kenyamanan pada mata.
Pengalaman Ini Mengubah Kebiasaanku Saat Menonton E-sports

Pengalaman menonton Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 ternyata mengajarkanku tentang satu hal yang cukup penting.
Menikmati pertandingan e-sports memang menyenangkan. Bisa jadi media hiburan juga. Tapi menjaga kesehatan mata juga nggak kalah penting.
Sekarang aku punya beberapa kebiasaan baru setiap kali menonton pertandingan e-sports atau melakukan aktivitas yang bikin aku harus menatap layar dalam waktu lama, di antaranya:
1. Mengistirahatkan Mata
Kalau emang lagi sayang banget untuk menghentikan tontonan. Apalagi saat turnamen, kayak Grand Final ESports Kapolri Cup 2026, aku punya dua cara mengistirahatkan mata sejenak, yaitu:
- Aturan 20. Tiap 20 menit, usahakan untuk mengalihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki (kurang lebih 6 meter) selama 20 detik.
- Lakukan green time. Pandangi pemandangan hijau, kayak pepohonan, rerumputan, atau potret alam yang berwarna hijau lainnya sambil meregangkan badan.
Dua hal ini kelihatannya memang sederhana, tapi cukup membantu untuk bikin mata lebih rileks lho.
2. Mengingatkan Diri untuk Berkedip
Kayaknya kita baru akan reflek berkedip kalau ada sesuatu yang mau nemplok ke mata atau mata sudah kerasa panas.
Sementara itu, kalau lagi nonton βkan kayak nggak ada apa-apa yang bakal menyerang mata. Terus, kitanya fokus nonton jalannya pertandingan yang bikin kita kayak enggan untuk sekedar kedip.
Jadi, aku berpikir berkedip saat nonton itu harus muncul dari dalam diri kita sendiri.
3. Posisi Duduk dan Jarak Mata dengan Layar
Nonton sambil rebahan tuh emang menggoda banget. Tapi, nggak bagus untuk mata.
Makanya, aku selalu mengusahakan untuk duduk yang proper saat menonton. Posisi layar sejajar dengan mata. Nggak terlalu menunduk.
Jaraknya juga kuperhatikan. Seenggaknya, jaraknya antara 30-40 cm atau setara dengan panjang lengan kita sendiri.
4. Selalu Siap dengan Insto Dry Eyes
Kalau Gejala Mata Kering mulai muncul, aku nggak lagi menunggu sampai rasa nggak nyamannya semakin mengganggu.
Aku memilih segera tetesin Insto Dry Eyes biar mata terasa lebih nyaman dan aku bisa kembali menikmati aktivitas yang sedang kulakukan.
Jangan Biarkan Mata Kehilangan Momen Seru

Grand Final ESports Kapolri Cup 2026 memberiku dua pengalaman sekaligus.
Pertama, aku mendapat banyak pelajaran baru tentang strategi bermain dari tim-tim terbaik perwakilan setiap Polda yang lolos ke bracket Nasional Mabes Kapolri Cup.
Rasanya menyenangkan melihat gimana mereka mengambil keputusan dalam hitungan detik, mengatur rotasi, memanfaatkan momentum, sampai membalikkan keadaan di saat yang seringnya nggak terduga. Kayak banyak strategi yang pingin kucoba saat bermain nanti.
Kedua, aku jadi lebih peduli pada kesehatan mata.
Kalau bukan karena pengalaman ini, mungkin aku masih akan menganggap Mata SEpet, PErih, LElah hanyalah keluhan sepele yang bisa kuabaikan begitu saja.
Padahal, justru karena terlihat sederhana, kita sering terlambat menyadari bahwa mata sedang membutuhkan perhatian.
Sekarang aku percaya bahwa menikmati pertandingan favorit bukan cuma soal koneksi internet yang stabil atau camilan yang lengkap. #BebasMataKering juga jadi bagian penting agar setiap momen seru nggak terlewatkan.
Jadi, kalau suatu saat kalian mulai merasakan Gejala Mata Kering ketika sedang bekerja, belajar, membaca, bermain game, atau menonton pertandingan esports favorit, ingat satu hal ini:
Mata SePeLe Jangan Disepelein.
Karena menjaga kesehatan mata berarti menjaga kenyamanan kita dalam menikmati setiap aktivitas yang kita sukai.






Nah, kena SePeLe kan. Yuklah, jangan lupa nontonnya dikasih jeda, biar mata nggak protes terus. Kalau mata mulai SePeLe, waktunya siapin Insto Dry Eyes, ya? Oke, sip! π
Mantengin Mobile Legend memang seseru itu, apalagi pas ada turnament seperti Kapolri Cup di awal Agustus kemarin, rasanya bakal sayang untuk dilewatkan bagi pecinta ML, ya.
Tapi memang kalau sesuatu yang seru itu kadang bikin kita lupa diri, bahkan lupa daratan.. π termasuk mengabaikan sinyal tubuh akan kesehatannya, padahal kepala kelenyengan dan mata yang perih sudah jadi indikasi yang kuat, tapi saking fokusnya nonton mobile legend jadi tak terlalu dipikirkan, tau-tau udah kerasa banget kepala sama mata terasa pusing efek kelelahan.
Beruntung Mbak Sri sedia Insto Dry Eyes untuk pertolongan pertama pada mata sepet, jadinya kan cepat tertanggulangi, ya, dan mudah-mudahan tidak terulang kejadian serupa sih, walaupun ML seru, tapi kesehatan mata juga harus tetep jadi prioritas
Bener banget mbaa mata sepet ini serimg banget kita sepelein padahal kalo terus2an berulang akibatnya malah bisa lebih parah hingga menyebabkan mata iritasi…apalagi buat kita yang sering terlelu fokus pada sebuah layar dimana mata bisa terasa lebih kering,,,
Dan sedia insto ini juga jadi salah satu andalanku, selalu sedia insto dirumah jadi saat dibutuhkan gak perlu lagi bingung2 buat beli π
Selalu salut sama gamers. Pastinya pertandingan penting harus ditonton jangan sampe skip ya. Setelah bersiap, ekh ada kendala. Kadang nih ya mata sepet, perih, pegel jadi hambatan buat menikmati momen nonton turnamen penting padahal bisa sambil belajar strategi bermain mobile legend juga.
Ikutan legaaa, ternyata ada yang bisa atasi mata yang ngalami gejala SEPELE dengan pakai tetesan Insto Dry Eyes, packaging mini tapi powerfull khasiatnya.
itu bisa berapa lama yah nonton E Sport seperti itu? keren banget bisa ampe fokusnya ke detail-detail permainan, kalo teralihkan sedikit kayaknya bisa ketinggalan moment ya?
Menatap layar laptop atau HP selama berjam jam apalagi saat menonton siaran langsung Grand Final E-Sports Kapolri Cup 2026 pasti bisa memicu gejala mata kering seperti mata sepet, perih, dan lelah. makanya setuju kalo harus sedia selalu tetes mata spserti Insto yang praktis dan bisa mengobati masalah seperti mata sepet, perih, dan lelah.
Nonton e sport bisa lebih nyaman.
Saat ini esport sedang banyak diminati gak hanya anak remaja tapi juga dewasa ya
Kalau soal nonton saya juga paling depan duduknya. Hehe… walaupun gak bisa main, tapi dari nonton e sport saya juga menyadari ada banyak hal yang bisa dipelajari.
Seperti, cara membaca map, menentukan timing untuk menyerang atau defense, sampai keputusan untuk menyergap musuh dari rerumputan yang kelihatannya agak gimana tapi kadang berhasil membawa tim untuk menang. Strategi itu tidak hanya teori tapi juga butuh praktek dan latihan kan ya…
Aku juga sering lupa kedip kalau lagi asyik nonton turnamen MLBB, apalagi kalau pertandingannya sengit pas team fight. Bener banget, rasa sepet sama perih di mata itu emang nganggur banget dan bikin momen seru jadi buyar. Makanya sedia eye drops kayak Insto Dry Eyes di meja emang penolong pertama buat yang hobi maraton game atau nonton live stream.
Nonton olahraga kek gini memang bakalan bikin mata ga berkedip ya mbak, alias ga mau kehilangan momen cakep, jadinya mantengin terus.
Syukurlah bisa diatasi dengan Insyo Dry Eyes yang kandungannya bermanfaat buat bebasin diri dari si Mata SePeLe
Mbaaaa I feel youuuu bangettt ππ. Mataku sering masalah ya Krn kebanyakan main games π€£π€£π€£. Walaupun yg aku mainin bukan ML yaaa, tp games manapun di hp, ttp aja mata JD penumpu utama, yg biasanya akan fokus ke layar, dan jarang berkedip. Efek udah pasti, mata jadi gatel, berair, kdg sampe merah.
Makanya aku pun selalu pake insto kalau mata dah mulai ga enak nih. Cuma skr aku ga mau terlalu maksain mba. Kemarin dulu sempet parah soalnya. Sampe ga bisa terlalu lama buka mata. Pasti berair. Dulu itu bisa 5 jam aku nonton main games. Skr udhlaah, maksimal 1 jam aja
Enaaak di mata kalau udh ditetesi insto. Dan insto pun selaku aku bawa pas traveling. Jaga2 kalau mata iritasi kena salju atau debu di negara orang
persiapan Mbak Yuni sebelum nonton E-sport kapolri cup 2026 sudah matang sekali. segala urusan dengan pekerjaan dan klien sudah diberesin semua. Camilan juga sudah disiapkan. Dan kerennya bukan sekadar nonton, tapi memelajari strateginya juga. tapi jangan lupa memperhatikan kesehatan mata juga. Sudah pas sedia Insto Dry Eyes juga.
Aku juga nih efek kebanyakan main ML dan FF atau game eSport bikin mata sepet, perih dan lelah. Ya bayangin aje, main bs lbh dr 3 jam. Mantengin layar trs gitu ya bikin mata capek sih. Itu aja bkn atlet pro. Bayangin kalo udh pro. Bs main seharian tuh.
Mknya aku jg sedia Insto Dry Eyes biar menghindari gejala mata SePeLe itu. Biar mainku makin keren deh. Smg bs main di ajang Kapolri Cup nanti.
Aku kayaknya kudu mulai membuka diri nih ya mbak. Selama ini, daku selalu merasa bahwa game-game online macem MLBB dan valorant itu, cuma buang-buang waktu semata. Padahal, yaa sebenarnya banyak sisi positif yang bisa diambil juga. Entah itu dari sisi belajar berkomunikasi dan berstrategi, juga bisa jadi stress release atau bahkan jadi standar baru untuk karir di masa mendatang, hihihi.
Tapi emang kalo udah maen, itu gak boleh kebablasan. Adakalanya kalo udah main, kita gak inget lagi sama waktu.. yang akhirnya bikin mata jadi sepet, perih dan letih.
Untungnya saya mah is always siapin insto kemana-mana. Makanya tiap kali mata mulai kerasa capek.. langsung cussss.. tetesin ke mata.
Waahh suka esport yaa? Pernah nyoba ikut pertandingannya gak kak? π
Kadang kalau suka nonton pertandingan game gitu saking serunya emang suka lupa berkedip yaa. Apalagi kalau momennya lagi bagus2nya π
Tapi lupa berkedip seringnya bikin mata kering gitu ya. Nggak enak rasanya mata jadi nggak nyaman.
Untung selalu sedia Insto ya buat jaga2 kalau mata merasa kek gitu. Emang kudu segera diatasi sih supaya matanya nggak makin kena iritasi parah.
Kek gimana mbak rasanya menonton pertandingan esport? Saya belum pernah soalnya…pasti seru sepertinya niih…apalahi pertandingannya juga kita suka dan pajam cara mainnya…
Esport ini suatu hal baru seiring berkembangnya teknologi jadi muncullah esport. Esport lebih disukai oleh generasi muda yang melek teknologi.
AnakΒ² di sekolah saya juga sekarang memasukkan jenis pertandingan esport dalam agenda rutin event sekolah di lombaΒ². Biasanya mereka main mobile legend.
kalau udah nonton pertandingan yang seru juga sering lupa waktu, apalagi kalau sambil memperhatikan strategi pemainnya. Fokus ke layar terus-terusan memang bikin kita kadang baru sadar mata mulai sepet, perih, dan lelah setelah cukup lama. Dari cerita ini aku jadi ingat pentingnya memberi jeda pada mata, meskipun pertandingan sedang seru-serunya. π
Nnton turnamen esport emang seru buat belajar strategi baru, tapi bener kata artikel ini, kesehatan mata tetep nomor satu.
Berhubung saya juga sering lupa berkedip kalau lagi screen time lama, aturan 20-20-20 dan green time ini patut dicoba. Penasaran juga, kalau dirimu sendiri biasanya lebih sering pake cara green time atau rehat 20 detik aja pas nonton?
Kalau lagi seru tuh emang kita suka lupa berkedip ya. Fokus banget gitu. Sayang rasanya kelewatan walau hanya sedetik hahaha… Tapi ya emang nggak baik buat mata sih. Mata juga perlu jeda untuk istirahat.
Btw aku belum pernah nonton e-sport, tapi kayanya seru banget ya.
wah kalau lomba esport begini berapa lama ya durasi mainnya? Kalau lebih dari 2 jam pastinya memang bisa bikin mata lelah ya, mbak. Kalau anak-anakku sukanya nonton video orang main game juga buat tahu trik di game yang mereka mainin aku sampai bosan kok mereka nontonnya itu terus di rumah. heu
Mata sepet itu memang menganggu, karena biasanya kita tergoda untuk ngucek, akhirnya malah merah dan tambah gatal. Saya pun sekarang bestian dengan insto meskipun jarang nonton he…he…. soalnya sering beraktivitas di luar ruangan jadi rawan kena debu
Jujurly ga pernah nonton pertandingan e-sport hanya bisa membayangkan mungkin seperti main game gitu ya, kalau keasyikan lihat lupa berkedip. wahh ini nih yang bahaya karena memang reflek dan susah dihindari sih, tapi berujung mata jadi perih
kalau aku gitu sih biasanya, menatap layar lama eh jadinya mata rasanya sepet terus perih
auto deh ambil Insto Dry Eyes penyelamat pertama, setelah itu istirtahat sebentar dengan memejamkan mata, setelahnya sudah mendingan